postingan terbaru

Loading

Jumat, 14 Oktober 2011

Hati - hati untuk bergabung dengan Bisnis online Speedline yang lagi marak

Kemunculan Speedline dan Speedreturn ternyata turut menggeser pola perkembangan bisnis online di tanah air. Yang sebelumnya sering kita denger bisnis online real yang di dominasi dengan program-program affiliasi sekarang mulai tergantikan dengan program-program cepat kaya seperti MLM, HYIP dsb.
Saya sendiri dalam beberapa bulan ini turut mengikuti perkembangan dan mempelajari tentang Speedline dan Speedreturn yang kini menjadi primadona para penghuni Facebook. Bahkan group-group pemuja Speedline dan Speedreturn kini semakin menjamur di facebook dan di forum-forum, meskipun banyak yang menentang keberadaan Speedline dan Speedreturn yang disinyalir telah menodai dunia bisnis online FOREX Trading yang menjadikannya sebagai tameng investasi.

Oya..artikel ini tidak saya buat untuk tujuan mengajak anda bergabung di bisnis online model beginian. Tapi perlu anda ketahui juga, saya sendiri telah bergabung selama kurang lebih 3 bulan di salah satunya yaitu Speedline. Ini saya lakukan agar saya sendiri bisa mengenal bisnis online model MLM seperti ini, yah..meskipun dalam hati harap-harap cemas (apakah bisa untung atau malah buntung).
Struktur Jaringan/MLM

Sekilas tentang Speedline dan Speedreturn

Mungkin sebagian dari anda sudah tau dan kenal betul tentang 2 bisnis online ini. Kedua situs ini mengambil investasi Forex sebagai pemanisnya, yang membedakan keduanya adalah di Speedline anda mendapat E-Wallet (Euro) dan di Speedreturn berupa S-Wallet ($) sebagai mata uangnya. Pertanyaannya; apakah benar uang anda dimasukkan ke dalam Forex trading? Nah, lalu siapa ownernya? Semuanya akan terjawab disini.
Sebelum kemunculan Speedreturn, Speedline sudah lebih dulu dikenal di Indonesia, maka dari itu artikel ini saya fokuskan saja kepada permasalahan di Speedline.
Speedline sendiri dibawa masuk ke Indonesia melalui jalur Batam oleh ‘EKO SULUNG‘ seorang PEDAGANG SATE di Batam (lohh..kok bisa??) yang sekarang mendadak menjadi Milyuner berkat Speedline. Barulah setelah itu Speedline menjamur ke dunia online teruma di Facebook. Oke..sekarang anda sudah tau siapa yang membawa Speedline ke Indonesia, jadi bila terjadi sesuatu dengan Speedline anda sudah tau siapa yang harus anda cari, he..he…
Menurut informasi yang beredar di dunia maya, Speedline berasal dari UK yang berbasis di London dan merupakan perusahaan elit disana yang wajib diperhitungkan. Namun apakah semua itu benar???

Inilah fakta tentang Speedline dan beberapa kebohongan Speedline

1. Speedline bukan berasal dari UK melainkan dari Malaysia, suatu kebohongan keji yang mengatakan bahwa Speedline berasal dari UK dan Speedreturn dari USA, sementara faktanya Speedline dan Speedreturn berasal dari Malaysia. Anda bisa melihat sendiri traffic dari Speedline-Inc.com melalui Alexa yang 85,7% berasal dari Indonesia dan 12.6% dari Malaysia, sedangkan traffic dari UK – NIHILL.
Statistic Speedline Inc
Selain itu bila anda mempunyai kenalan di UK, silahkan anda tanyakan sendiri tentang keberadaan Speedline Inc disana, apakah benar ada atau tidak. Ini sudah saya lakukan ketika bertanya kepada kenalan di UK melalui forum apsense.com dan jawaban mereka adalah Speedline Inc yang berada di UK adalah sebuah perusahaan produsen BAN untuk kendaraan bukan perusahaan sebagaimana yang diberitakan disini.
Dan bila anda rasa fakta ini masih kurang membuktikan, silahkan anda baca hasil CHAT member fastrack dengan salah satu Owner no.1 Fastrack dari Malaysia, dimana dari percakapan tersebut ada sedikit menyinggung tentang Speedline dan Speedreturn untuk fakta sebenarnya yang harus anda ketahui. 
2. Owner Speedline dan Speedreturn bukan orang baru, bila anda lihat hasil percakapan pada fakta pertama diatas anda akan menemukan fakta lain bahwa orang dibalik Speedline dan Speedreturn bukanlah orang baru. Meskipun tidak disebutkan siapa namanya, namun owner tersebut pernah membuka perusahaan di Indonesia yang bernama GMI. Sebelum kemunculan Speedline dan Speedreturn juga telah pernah ada situs sejenis yang bernama Smart Value (Smart V) yang dimana ownernya adalah sama yang berakhir dengan SCAM. Meskipun situs tersebut dimiliki oleh orang Malaysia, namun system (software) yang digunakan berasal dari Programmer Indonesia.
3. Komunikasi satu arah hanya kepada petinggi Speedline saja, kondisi seperti ini sungguh tidak fair di dunia bisnis online. Bisnis online yang real adalah ketika owner ingin menyampaikan suatu informasi seharusnya menyampaikannya melalui email responder kepada seluruh member yang terhubung dengan Speedline, bukan menyampaikan informasi kepada satu orang saja (kepada leader) lalu meneruskannya ke member lain. Nah.. kalau di dunia politik, aktifitas seperti ini sudah termasuk ke dalam ‘KOLUSI’ yang sudah pasti ada kepentingan-kepentingan tertentu didalamnya. Bisa anda simpulkan sendiri deh apa maksudnya.
4. Speed Trader di Speedline palsu, fakta lain adalah mengenai speed trader yang menjadi menu baru di Speedline. Bila anda telusuri alamat Speed-Trader.com di Speedline sangat jauh berbeda dengan alamat aslinya di speedtrader.com. Jelas saja, Speed-Trader.com dari Speedline ini menggunakan mata uang Speedline (E-Wallet/Speedcash). Artinya mata uang yang di tradingkan sebenarnya tidak ada dan hanya berlaku untuk E-Wallet/Speedcash Speedline. Begitu juga dengan hasil trading yang didapat berupa E-Wallet/Speedcash juga.
5. Speedline tidak pernah dirugikan, fakta ini mungkin bisa benar karena yang selama ini member Speedline dapatkan adalah uang hasil jual E-Wallet/SpeedCash, jual PIN kepada member lain (downline) bukan uang yang didapatkan dari pihak Speedline secara langsung. Sistem seperti ini dikenal dengan nama ‘PONZY System’. Jadi, sungguh terlalu naif bila anda member Speedline mengatakan bahwa anda kaya dari Speedline, padahal sebenarnya anda kaya karena downline anda lah.
6. Bonus PB telat dan WD ke LR tidak dibayar, saya yakin anda yang menjadi member Speedline dan telah berhasil WD ke LR tanpa masalah pasti akan matian-matian membela Speedline. Namun perlu anda ketahui tidak semua member Speedline yang WD ke LR bernasib sama seperti anda, banyak juga yang WD-nya tidak masuk ke LR mereka. Sebagai contoh saya sendiri yang mencoba WD ke LR sejak tanggal 27 Agustus 2011, namun hingga sekarang tidak juga dibayarkan oleh Speedline.
Withdraw Speedline ke Liberty
Saya juga sudah beberapa kali mencoba pihak Speedline melalui ‘contact mail’ namun yang terjadi email tersebut tidak lagi aktif dan semua pesan yang dikirim selalu kembali lagi. Ini menandakan bahwa Speedline tidak memiliki ‘Customer Service’ yang siap membantu anda bila ditimpa masalah.
Mungkin WD yang dibayarkan ini ada kaitannya dengan krisis LR yang dialami oleh Speedline. Bagaimana tidak, selama ini Speedline tidak pernah mengeluarkan uang untuk membayar membernya karena sebelumnya semua transaksi hanya terjadi melalui E-Wallet/Speedcash dan jual beli PIN antar member. Nah, jadi ketika member mulai banyak melakukan WD ke LR artinya Speedline harus menyiapkan dana ekstra untuk bisa membayarkan WD membernya ke LR kalau tidak ingin dinyatakan SCAM.
Untuk mensiasati kekosongan dana LR Speedline, baru-baru ini Speedline mengeksekusi menu transfer PIN kepada sesama member dan sebagai gantinya member yang ingin aktifasi (membeli paket) diberi pilihan untuk melakukannya melalui Liberty Reserve (LR), dengan begitu kekosongan dana di LR Speedline dapat ditalangi untuk membayar WD membernya.
7. Tuduhan HACKER yang tidak beralasan kepada member Speedline, slogan “hari ini makan siapa?” mungkin cukup pantas untuk kasus tuduhan sebagai Hacker yang dialami id ‘Hendra24? oleh mantan tukang sate di batam (Eko Sulung), . Hanya karena menjual PIN murah beliau dituduh sebagai Hacker dan mendapat blacklist dari daftar penjual PIN Speedline di group facebook. Sungguh tidak manusiawi.
Belum lagi pada kasus-kasus di blokirnya/ditutupnya ID member. Dari info yang saya terima, Speedline melakukan pemblokiran hanya berdasarkan laporan dari petinggi Speedline saja. Nah jadi, apapun yang disampaikan oleh petinggi Speedline di tanah air kepada pihak owner (yang entah dimana rimbanya) akan langsung di eksekusi oleh Speedline tanpa mencari tau yang sebenarnya. Nah, bisakah anda tebak siapa sebenarnya maling itu???
Oke..inilah segilintir fakta tentang Speedline, banyak sekali kebohongan yang terjadi disana. Nah, bagi anda yang belum tau banyak tentang Speedline atau malah baru ingin bergabung sebaiknya fikir-fikir dulu deh, karena Speedline sudah berada di ujung tanduk kehancurannya. Dan buat anda yang sudah terjun di Speedline (yang belum kaya) inilah waktu yang tepat untuk anda mengambil semua uang anda dari Speedline. Keputusan yang bijak ada ditangan anda.
“Ingatlah sebentar lagi pasti banyak air mata akibat Speedline & Speedreturn!”

Artikel ini diakses melalui keyword:

Artikel Yang Berhubungan



1 komentar:

Erianto Anas mengatakan...

Waah info yang menarik mas.
Oya mas saya mau tanya ini.
Bagaimana dengan bisins VGMC (http://www.vgmc.com/) mas?
Kebetulan adik kandung saya ikut bergabung dengan bisnis tersebut (sudah 2 bulan). Katanya temannya sudah banyak yang kaya bergabung dg bisnis VGMC ini. Terus dia juga mengajak saya. Tapi saya tidak begitu respect. Sama dengan ulasan mas diatas, saya tidak mudah percaya dengan bisnis internet yang terlalu instan dan wah.

Bagaimana menurut mas Didi?
Terima kasih

Poskan Komentar

Buat sobat blogger anda tulis komentar disini,angdidi tulis komentar disana tapi yang sopan ya!!!angdidi yakin anda adalah blogger yang baik matur kesuwun...