postingan terbaru

Loading

Jumat, 23 September 2011

Keluar Mani Tanpa Syahwat

Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Ifta’ ditanya: Saya mengeluarkan mani yang disertai air kencing, kemudian setelah itu keluar mani tanpa syahwat, dan saya pun tidak terangsang, apakah saya harus mandi dan apakah cairan yang keluar itu termasuk najis atau bukan?

Jawab :

Cairan yang keluar dari Anda yang disertai dengan air kencing tanpa syahwat adalah wadi, hukum cairan tersebut adalah najis sama halnya dengan air kencing, Anda tidak wajib mandi karenanya akan tetapi wajib bagi Anda untuk membersihkan najis tersebut dan bagian yang terkena itu.
( Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah, 5/292. )

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

Buat sobat blogger anda tulis komentar disini,angdidi tulis komentar disana tapi yang sopan ya!!!angdidi yakin anda adalah blogger yang baik matur kesuwun...