postingan terbaru

Loading

Jumat, 23 September 2011

Hukum Shalat di Belakang Orang yang Menulis Tamimah Untuk Orang Lain

Seseorang menulis tamimah, padahal ia imam masjid, apakah boleh shalat di belakangnya?
Penjelasan: Orang ini biasa menulis tamimah ini. Bukan untuk sihir, hanya untuk tujuan kecil, di antaranya sakit kepala dan untuk bayi ketika ia berhenti menyusu dari ibunya. Ada juga persoalan-persoalan lain semisal ini. Aku mengharapkan penjelasan anda mengenai masalah ini. Sebab, ada ulama yang mengatakan, bahwa ia musyrik dan tidak boleh shalat di belakangnya?

Jawaban:

Boleh shalat di belakang orang yang menulis tamimah berupa al-Qur'an dan doa-doa yang disyariatkan. Meskipun demikian, tidak sepatutnya ia menulisnya, karena ia tidak boleh meng-gantungkannya.

Adapun jika tamimah tersebut berisi perkara-perkara yang syirik, maka tidak boleh shalat di belakang orang yang menu-lisnya, dan wajib menjelaskan kepadanya bahwa ini adalah syirik. Orang yang berkewajiban menjelaskannya ialah orang yang me-ngetahuinya.

Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah limpahkan atas Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Fatawa al-Lajnah ad-Da'imah, jilid 1, hal. 211-212

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

Buat sobat blogger anda tulis komentar disini,angdidi tulis komentar disana tapi yang sopan ya!!!angdidi yakin anda adalah blogger yang baik matur kesuwun...