postingan terbaru

Loading

Senin, 18 Oktober 2010

ISU TERORISME DI PONDOK PESANTREN

Penangkapan Abu Bakar Ba’syir yang juga salah satu pengasuh Pondok Pesantren Ngruki Solo oleh polisi beberapa waktu lalu memunculkan banyak tanggapan positif dari lingkungan pesantren. Meskipun begitu, tidak sedikit di antara mereka yang mendapatkan imbas buruk dari aksi Abu Bakar Ba’syir tersebut. Pada hari Jum’at (1/10/2010) puluhan polisi mendatangi Ponpes Nurul Ummah untuk melakukan pengecekan sidik jari seluruh santri. Tindakan ini dilakukan untuk mempersempit gerak para teroris.
Menurut Qibtiah, salah satu sanri Pondok Pesantren Nurul Ummah, aksi polisi tersebut sangat disesalkan oleh para pengasuh dan santri. Seakan-akan mereka telah menjustifikasi bahwa setiap pesantren merupakan sarang teroris.
“Sebenarnya kami menolak tindakan polisi yang meminta cap sidik jari para santri, namun kami tidak mempunyai kuasa untuk menolaknya. Tindakan polisi tersebut telah menstigma bahwa pesantren merupakan sarang teroris,” ujarnya.
Dalam dua bulan terakhir, setidaknya polisi telah mendatangi 5 pondok pesantren di Yogyakarta.

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

Buat sobat blogger anda tulis komentar disini,angdidi tulis komentar disana tapi yang sopan ya!!!angdidi yakin anda adalah blogger yang baik matur kesuwun...